IBU ! SEBESAR APAPUN BAKTIKU TAK SEBANDING JASAMU

Ibu, sosok tak terdefinisikan setelah Allah dan Nabinya
Kertas dan pena tak berdaya mengurainya
Seberapapun air menggenang, kan terserap olehnya
Dirinya lebih mulya daripada emasnya

Ridlo dan murka Allah di kata-katanya
Surga di senyumnya
Neraka di sakit hatinya
Denyut nadinya menyertainya

2 Tanggapan

  1. salam dari bandung

    masih layakkah hari ibu di peringati di saat para ibu takmampu membeli susu untuk anaknya karena suaminya di PHK kemudian bunuh diri karana di negeri para bandit mati adalah mimpi indah kaum jelata

    artikel terbaruku …… perempuan yang berhati kudus (artikel ini buat saudaraku kaum perempuan yang memperingati hari ibu di negeri para bandit di mana kemiskinan menantang langit, membuat kami tak mampu lagi menggurat kasih ibu di batu yang berlumut tapi kasih ibu hanya bisa di permainkan lewat iklan-iklan politik)
    http://esaifoto.wordpress.com

  2. itu sudah jelas, tidak akan terbalaskan, namun kita dituntut untuk tidak egoistis dengan hanya memperhatikan diri sendiri setelah ‘kita menganggap sudah dapat menyongsong dunia’, jadi tetap kita harus membahagiakannya, sekemampuan kita secara maksimal, dan doakanlah mereka sebab anak salehlah yang dpt menyelamtkan beliau para orang tua kita.

    Jadi, jangan karena tak akan terbalaskan kita terus putus asa. justru kita terus bahagiakan dia, walapaun tidak raganya namun hatinya bahagia.

    Semoga para ibu mendapatkan tempat yang mulia…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: