PENGARUH NIAT TERHADAP PERBUATAN DAN PAHALA

waluyo-ganteng9
عن عمر ين الخطاب رضي الله عنه قال: سمعت رسول الله صلى الله عليه وسلم يقول: إِنَّمَا اْلأَعْمَالُ بِالنِّيَاتِ, وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى, فَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إِلىَ الدُّنْيَا يُصِيْبُهَا أَوْ إِلىَ امْرَأَةٍ يِنْكِحُهَا فَهِجْرَتُهُ إِلىَ مَا هَاجَرَ إِلَيْهِ, رواه البخاري ومسلم وغيرها, وفي رواية زيادة: فَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إِلىَ اللهِ وَرَسُوْلِهِ فَهِحْرَتُهُ إِلىَ اللهِ وَرَسُوْلِهِ, ثُمَّ عَقَّبَهَا باِلْجُمْلَةِ اْلأَخِيْرَةِ

”Dari Umar bin Khatab RA, beliu berkata: ”saya mendengar Rasulallah SAW bersabda: susungguhnya setiap perbuatan itu tergantung pada niatnya dan sesungguhnya setiap sesuatu memiliki niat, barang siapa hijrah dengan niat karena kekayaan dunia yang akan didapat, atau karena wanita yang akan dinikahinya maka hijrahnya terhenti pada apa yang ia hijrah kepadanya”. HR Al-Bukhari, Muslim, dan lainnya. Dalam riwayat lain dikatakan bahwa barang siapa hijrahnya didasari niat karena Allah dan Rasul-Nya maka hijrahnya akan diterima oleh Allah dan Rasul-Nya, begitu seterusnya.”
PENGERTIAN
Secara Bahasa

Kata al-a’mal (perbuatan) dalam hadits di atas mencakup perbuatan lisan (ucapan) dan anggota badan, seperti kepala, tangan, kaki, dan lain sebagainya. Sedangkan kata an-niaat (beberapa niat) merupakan bentuk jama’ (plural) dari niat (niat) yang bermakna tujuan. Niat dalam pengertian yang lebih luas berarti dorongan hati, seperti sesuatu dipandang sesuai dengan tujuan untuk memperoleh manfaat atau menghilangkan bahaya.
Secara Syara’
Niat merupakan suatu orientasi, seperti melakukan sesuatu karena semata-mata mencari ridlo Allah dan melaksanakan aturan hukum-Nya. Kata innamaa memiliki faidah makna ta’kiid (penguat) dan qoshr (pengkhususan), seperti pengkhususan bahwa semua perbuatan di sini digantungkan pada niatnya, yaitu dalam rangka tujuan agama atau dunia.
Hijrah adalah perpindahan dari satu tempat menuju ke tempat lainnya. Kata hijrah berasal dari kata dasar hijr, yaitu perpisahan sesorang dengan orang lain baik badannya, lisannya, ataupun hatinya. Kata hijrah dipakai oleh syari’ (Allah atau Rasul-Nya) untuk menjelaskan perpindahan dari daerah yang rawan bahaya menuju ke daerah yang aman, seperti perpindahan yang dilakukan oleh sebagian sahabat dari Mekah menuju ke Habsyah pada awal pemerintahan. Perpindahan dari wilayah orang kafir menuju ke wilayah orang Islam dalam rangka menyelamatkan agama, seperti yang dilakukan oleh orang-orang Islam, yaitu pindah dari Mekah menuju ke Madinah karena di sana Islam telah berkembang, Rasullah SAW juga pindah ke sana. Selain itu, juga digunakan dalam rangka meninggalkan sesuatu yang dilarang oleh Allah SWT. Kata dunia adalah bentuk muannats (kata berjenis perempuan) dari kata adna yang diambil dari kata dasar dunuwwun yang berarti dekat. Dunia itu dimutlakkan sebagai tempat awal bagi manusia dan makhluk lainnya.
Baca lebih lanjut

Agama, Status Sosial, dan Ekonomi

waluyo-ganteng4Semua orang telah faham bahwa agama adalah fitrah manusia yang ada semenjak masih di dalam rahim. Agama itu suci dan lurus. Agama ini pulalah sesuatu yang akan menuntun dan mengawal manusia untuk tetap berapa pada jalan yang lurus. Jalan yang secara fitrah tidak akan pernah bertentangan dengan hati nurani manusia. Karena Nabi SAW pernah itu bersabda yang kesimpulannya bahwa agama adalah amanat yang masuk dan menghujam dalam relung hati manusia, maka dari itu harus di jaga, dipelihara, dikembangkan, dan diaktualisasikan dengan panduan dan petunjuk al-Qur’an dan as-Sunnah.

Namun sekarang, telah banyak sekali orang berpengetahuan agama akan tetapi kehidupannya tidak agamis atau tidak berjiwa agama. Penulis mendapatkan sebuah bukti mengenai hal ini. Ada seorang kyai yang berani menjual tanah wakaf, menikahkan anaknya dengan pamannya si anak, akan sangat marah ketika setiap lebaran dibentuk panitia zakat atau ‘amil.
Baca lebih lanjut